1. Deskripsi Buku
Judul: Arsip: Menghidupkan Ingatan, Membangun Kesadaran (Volume I: Sabu Raijua 1636–1889)
Penulis: Fransisco de Kristo Anugerah Jacob
Penerbit: Artha Wacana Press, Kupang
Tahun Terbit: 2026
Tebal: ±451 halaman
Buku ini merupakan karya sejarah berbasis arsip yang mengangkat kembali jejak masa lalu Nusa Tenggara Timur, khususnya wilayah Sabu Raijua, dalam rentang waktu abad ke-17 hingga ke-19. Buku ini berisi kumpulan terjemahan dokumen-dokumen historis seperti catatan harian VOC, surat-surat resmi, laporan perjalanan, hingga arsip misionaris yang sebelumnya tersebar dan sulit diakses.
Melalui buku ini, penulis berusaha menghadirkan kembali ingatan kolektif masyarakat dengan menjembatani keterbatasan akses arsip serta kendala bahasa asing yang selama ini menjadi penghalang utama.
2. Keunggulan Buku
- Berbasis Arsip Otentik
Menggunakan sumber primer seperti catatan VOC, surat resmi, dan laporan sejarah asli, sehingga memiliki nilai akademis yang tinggi. - Terjemahan dari Bahasa Asing
Dokumen-dokumen yang sebelumnya berbahasa Belanda, Portugis, dan Inggris telah diterjemahkan sehingga mudah dipahami pembaca lokal. - Fokus Lokal (Sabu Raijua)
Mengangkat sejarah spesifik daerah Sabu Raijua secara mendalam, yang jarang dibahas dalam literatur umum. - Membangun Kesadaran Sejarah
Buku ini tidak hanya menyajikan data, tetapi juga mendorong pembaca memahami identitas dan perjalanan sejarah masyarakat NTT. - Kaya Perspektif
Arsip berasal dari berbagai pihak (VOC, misionaris, raja lokal, penjelajah), sehingga memberikan sudut pandang yang beragam.
3. Sinopsis
Buku Arsip: Menghidupkan Ingatan, Membangun Kesadaran merupakan upaya penting dalam merawat dan menghidupkan kembali ingatan kolektif masyarakat Nusa Tenggara Timur. Melalui kumpulan arsip yang diterjemahkan, pembaca diajak menelusuri sejarah panjang interaksi antara masyarakat lokal dengan bangsa-bangsa Eropa sejak abad ke-17.
Volume pertama ini secara khusus menyoroti Kepulauan Sabu, menampilkan berbagai catatan sejarah mulai dari pertemuan awal dengan VOC, perjanjian dagang, hingga kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat pada masa kolonial.
Di balik kekayaan informasi tersebut, buku ini juga mengajak pembaca untuk menyadari pentingnya arsip sebagai sumber pengetahuan masa lalu yang dapat membantu memahami identitas serta menentukan arah masa depan. Buku ini menjadi jembatan antara sejarah yang tersimpan dan generasi masa kini yang ingin mengenalnya kembali.







Reviews
There are no reviews yet.